Nurul Hayat Bantu Guru Ngaji dengan IBUQU - Harian Amanah Medan

Breaking

Jumat, 10 Januari 2020

Nurul Hayat Bantu Guru Ngaji dengan IBUQU

Medan- Nurul Hayat Medan konsisten dalam membantu para guru Al-Quran untuk mengajarkan kitab suci yang Allah anugerhkan pada manusia.

Demikian disampaikan Branch Manager Nurul Hayat Medan, Rendy Septi Sanjaya dalam acara penandatanganan kontrak program Insentif Bulanan Guru Al-Quran (IBUQU), Sabtu (11/01/2020), Jalan Pasar 1 Setia Budi Medan.

"Kita membantu para Guru Al-Quran, pengajar kitab suci yang mengantarkan anak kita menjadi lebih baik di dunia serta di akhirat agar para guru fokus mengajar dan tidak terlalu memikirkan kebutuhan hidup," ujar Rendy.

Rendy S Sanjaya menuturkan penandatanganan kontrak setiap awal tahunnya merupakan program tahunan yang juga sebagai evaluasi apakah guru yang diberikan intensif masih mengajar, berpindah tugas atau sudah berhenti.

"Semoga apa yang kita berikan dan apa yang bapak, ibu guru lakukan semakin membuat anak-anak generasi penerus lebih cinta terhadap Al-Quran yang mengantarkan menjadi orang yang lebih baik di dunia," kata Rendy.

Setiap tahunnya, Nurul Hayat terus menambah kuota guru Al-Quran yang akan dibantu. Tahun 2020, setidaknya ada 200 guru Al-Quran yang tersebar di Medan, Binjai dan Deliserdang yang terbantukan setiap bulannya oleh NH Medan.

Sebelum penandatanganan kontrak diadakan juga tausiyah agama. Ustadz Hendra Sihotang dalam ceramahnya menjelaskan bagaimana orang yang ahli Quran memiliki tenpat istimewa. Seperti kedekatan Ibnu Mas'ud dengan Rasulullah Saw.

Ustadz Hendra juga mengingatkan dua hal yang harus dimiliki guru ngaji Al-Quran. "Setidaknya ada dua nilai yg harus dihujamkan oleh kita pengajar Al-Quran. Pertama, keikhlasan. Mengajar Al-Quran itu proyek Allah. Yang kita cari adalah kemuliaan dari Allah. Kedua, memiliki akhlakul karimah. Akhlak yang mulia," ujarnya.

Para Guru Al-Quran harus bisa menjadi contoh bagi murid-muridnya. "Seorang murid tidak hanya mengambil ilmu tetapi juga keteledanan dari gurunya," pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 178 guru al-Quran dari berbagai TPQ, MDTA, serta pengajian Maghrib Mengaji rumahan dari berbagai daerah. NH dalam kesempatan kali ini menyalurkan intensif sebesar Rp 53.400.000 kepada para guru Al-Quran ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar