Ayo Bantu Pondok Al-Quran Ikhwanul Mu'minin Asahan - Harian Amanah Medan

Breaking

Minggu, 22 Maret 2020

Ayo Bantu Pondok Al-Quran Ikhwanul Mu'minin Asahan

Asahan- Pondok tahfidz Ikhwanul Mu'minin yang baru berdiri sekitar 7 bulan yang lalu, punya sisi cerita penuh inspirasi haru dalam proses mendirikannya.

Berawal dari niat Ustadz Khairul Amri Manurung yang sejak awal selesai mondok dari pesantrennya, sangat ingin sekali mendirikan rumah tahfidz. Apalagi tadinya kegiatan mengajar itu dilakukan menyatu dengan rumah milik org tua beliau.

Lalu Ustadz Amri pun mulai mengungkapkan keinginannya tersebut ke orang tuanya. Namun karena kondisi segala keterbatasan seperti keuangan dan belum ada pengalaman dalam mencari sumber dana, sempat keinginan tersebut tadinya tidak dipenuhi oleh orang tua Ustadz Amri,  karena niat dan tekad yang kuatlah, akhirnya beliau mendapat restu dari orang tuanya. Dengan penuh keyakinan dan semangat yang besar sehingga Ustadz Amri bisa mendirikan rumah tahfidz sederhana hasil dari sumbangsih dana para donatur dan infaq para orang tua santri-santrinya sejauh ini. Dan terwujudlah akhir dari impiannya selama ini.


Pondok Al Quran Ikhwanul Mu'minin yang beralamat di Jl. Protokol Kec. Air Joman, Kabupaten Asahan ini punya program yang Ustadz Amri berikan kepada para santrinya yaitu fokus menghafal al qur'an, karena inilah yang menjadi program utamanya disini. Lalu ada pelajaran agama lainnya seperti, akhlak, fikih, tajwid, hadist, qiroah, kaligrafi, dan seni karya.

"Awal jumlah santri disini hanya beberapa orang. Namun karena di daerah sini tempat mengaji yang fokus untuk menghafal qurannya tidak ada, maka para org tua santri mengarahkan dan membawa anak-anaknya sekarang untuk belajar ditempat kami ini," ujar Ustadz Amri.

Dia menjelaskan bahwa dengan hanya membayar Rp 2.000 setiap harinya, para orang tua sudah bisa mempercayakan anaknya ke pondoknya. 

"Walaupun bukan menjadi kewajiban, karena uang itu saya kumpulkan hanya untuk menutupi biaya operasional harian dan bulanan serta uang transport para pengajar,"  kata Ustadz Amri.

"Alhamdulillah total santri saat ini sekitar 63 anak, dengan 5 orang tenaga pengajar termasuk saya," imbuhnya.


Informasi keberadaan pondok tahfidz ini pun akhirnya terdengar oleh team El Tauhid Foundation. Mereka memiliki program untuk membantu rumah tahfidz pedalaman yang membutuhkan biaya tambahan dan lainnya.

Ahad, (15/3/2020), Team El Tauhid akhirnya sampai kesana dan bisa bersilaturahmi dengan Ustadz Amri dan para santri. Lalu menyerahkan bantuan dana atas titipan para donatur. Dimana dana itu digunakan untuk mendirikan pembatas antara ruangan ikhwan dan akhwat agar saat program karantina ramadhan nantinya, perihal ikhtilath dan sesuatu lainnya tetap terjaga.

Pondok  Al-Quran Ikhwanul Mu'minim saat ini ingin menutup 2 galian bekas kolam lama, agar tidak membahayakan para santri saat berada di lokasi pondok tahfidz ini. Selain itu, pada bulan Ramadhan juga akan diadakan karantina selama 7 hari untuk meningkatkan hafalan Alquran.  Dana yang dibutuhkan kurang lebih sekitar Rp 5.500.000,-

"Dimana dana itu nantinya juga untuk menutupi biaya makan (buka puasa dan sahur), pemateri dan pengajar untuk 25 orang anak yang nantinya dipilih sesuai umur dan kesiapan mereka," imbuh Ustadz Amri.

Menyikapi hal tersebut, Founder El Tauhid Foundation,  Budi Yuwono membuka open donasi bagi masyarakat yang berkenan membantu kebutuhan dana yang dibutuhkan dalam segala program kegiatan di Pondok Al Quran Ikhwanul Mu'minin.

"Bisa menitipkan donasi nya ke kami di no rekening: 63302 30000 1577 a/n Annisa Antiwi Safitri ( Bank Sumut Syariah).
Dan apabila Bapak/Ibu sudah ikut berpartisipasi dalam berdonasi untuk mereka, bisa memberitahukan team El Tauhid Foundation di no WA: 081266903030," jelas Budi.

Jazakumullah khoir, semoga rezeki yang Bapak/Ibu berikan, bisa mensucikan harta yang kurang berkah selama ini dan membuat semakin dekat dengan Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar