Kepekaan Wanita Terhadap Kebenaran - Harian Amanah Medan

Breaking

Senin, 09 Maret 2020

Kepekaan Wanita Terhadap Kebenaran


Salah satu kelebihan wanita dari banyak kelebihan ialah kepekaan terhadap kebenaran. Wanita cukup cepat terpengaruh jika dinasehati atau melihat kebenaran. Ini dikarenakan perasaan mereka yang peka.

Sebuah riwayat dari Aisyah ra. Bahwa Abu Bakar ra membangun tempat sholat di serambi rumahnya. Dia sholat dan membaca Quran di situ. Para istri orang musyrik memperhatikan dan merasa kagum padanya. Mereka terus melihatnya. Kejadian itu membuat gelisah para pemuka Quraisy.

Mereka berkata, "Sesungguhnya kita khawatir bila istri-istri dan anak-anak kita terpengaruh olehnya." al-Hafiz Ibnu Hajar rha : kejadian itu membuat takut para pemuka Quraisy. Artinya orang-orang kafir itu takut. Karena mereka tahu kelembutan hati para wanita dan anak-anak muda sehingga dikhawatirkan mereka akan condong pada agama Islam.

Kecemasan mereka terbukti. Banyak pihak yang pertama masuk Islam dari kalangan wanita. Ummu Habibah lebih dulu masuk Islam ketimbang ayahnya, Abu Sofyan. Fathimah lebih dulu ketimbang saudaranya, Umar bin Khattab, Lubabah binti Harits, ibunya Ibnu Abbas lebih dulu daripada suaminya. Zainab binti Rasulullah juga lebih dulu ketimbang sang suami. Begitupula wanita dari kalangan budak seperti Zunnairah dan al-Hindiyah dll.

Yusuf Qardhawi mengatakan, "Secara umum, wanita lebih perhatian terhadap masalah agama daripada pria. Tampaknya, perasaan sayang, cinta dan mudah tersentuh yg diberikan Allah secara khusus kepadanya itulah yg menjadikannya lebih dekat dengan fitrah agama daripada laki-laki. Tidak heran bila semangat beragama mereka lebih menggelora dan rasa takut mereka terhadap penilaian buruk lebih kuat...."

Abdul Halim Abu Syuqqah juga mengungkapkan hal senada, "Allah mengaruniai wanita perasaan sensitif. Apabila perasaan itu mendapat arahan yg bagus, niscaya ia akan menjadi wanita yg antusias terhadap agama. Para wanita shalihah yg bersedekah dan mendermakan hartanya lebih banyak daripada lelaki. Rasulullah pernah bersabda 'Bersedekahlah, bersedekahlah' Namun yg paling banyak bersedekah adalah kalangan wanita."

Saat sekarang pun, jika kita melihat pengajian atau organisasi Islam. Secara umum, kebanyakan akhwatnya daripada ikhwannya. Begitujuga, biasanya Wirit ibu-ibu lebih aktif dari bapak. The power of emak-emak.

Begitulah, wanita dianugerahi perasaan yg peka terhadap kebenaran. Itu bagus. Karena jika laki-laki terdidik dengan baik, hanya seorang yang terdidik. Namun bila satu wanita terdidik dengan baik, maka sebenarnya satu generasi akan terdidik dengan baik. Sebab wanita akan jadi ibu, madrasah bagi anak-anaknya..

Wallahua'lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar