Terkait Corona, PW Mathla'ul Anwar: Manusia Harus Tawaduk di Hadapan Allah - Harian Amanah Medan

Breaking

Senin, 16 Maret 2020

Terkait Corona, PW Mathla'ul Anwar: Manusia Harus Tawaduk di Hadapan Allah

Medan- Ketua PW Mathla'ul Anwar DR. H. Hasnan Syarief Panggabean, M.Pd menyebut bahwa virus Corona atau covid-19 jika dilihat dari sisi ketauhidan merupakan teguran Allah kepada kita makhluk-Nya.

"Zaman firaun wabah ini juga datang, tetapi namanya bukannya corona. Begitujuga pada zaman Nabi dulu di madinah ada wabah penyakit namanya Malaria," ujar DR Hasnan kepada wartawan, Senin (16/3/2020).

Maka kemudian, lanjutnya, Rasulullah Saw pun berdoa di suatu tempat yang sekarang disebut tempat tersebut dengan  Masjid Ijabah yang artinya Allah mengijabah doa Rasul agar penyakit tersebut diangkat Allah.

Oleh karena itu, Koordinator Pendidikan Perguruan Islam An-Nizam Medan ini menuturkan bahwa di samping kita menghindar dan berobat maka kita harus khusuk dan tawadduk di hadapan Allah.

"Pada era sekarang kebiadaban umat terlalu dahsyat. Saya lihat melalui medsos di sebuah negara  mereka memukul kepala monyet hidup dengan palu martil hingga pecah setelah itu mereka hisap otak moyet tersebut melalui pipet, sangat durjana kelakuan tersebut, dapat dikategorikan tidak bersahabat dengan alam. Padahal Allah telah mengatur bagaimana memperlakukan binatang," kata DR Hasnan mencontohkan .

Jika manusia sudah melakukan perbuatan tanpa mengindahkan qaidah Allah, maka tunggu balasannya bisa melalui wabah.

"Bila Allah sudah memberikan bala bencana, maka yang terkena bukan hanya satu kaum yang zalim saja, tetapi semua terkena imbasnya," jelasnya.

Ekosistem dunia sudah diatur Allah, jika satu saja lari dari kaedah maka akan muncul musibah. Contoh pohon kayu ditebang membabi buta datanglah banjir. Maka sayangi sesuatu itu seperti dirimu sendiri, hormatilah semua makhluq ciptaan Allah sesuai porosnya agar kita bisa hidup dengan tenang dan nyaman.

"Jika ditanamkan dengan rasa kasih sayang sesamanya begitu juga terhadap binatang mereka juga ingin hidup seperti kita manusia," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar