Ini Detail Tuntunan Ibadah Per Zona dari MUI Kota Medan - Harian Amanah Medan

Breaking

Jumat, 10 April 2020

Ini Detail Tuntunan Ibadah Per Zona dari MUI Kota Medan

Medan- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, mengeluarkan tuntunan ibadah di tengah pandemi corona atau Covid 19, Kamis (9/4/2020).

MUI memberi tuntunan soal ibadah berdasarkan zona potensi penularan COVID-19 yang ditetapkan Pemko Medan. Terdapat tiga zona di Medan, yakni zona hijau, kuning, dan merah. Zona merah dinilai sebagai lokasi dengan potensi penularan tinggi. Sementara zona hijau dan kuning dinilai rendah.

Ketua MUI Kota Medan, Prof Mohammad Hatta,  MUI Medan  meminta warga di zona merah mengikuti Fatwa MUI Pusat Nomor 14 Tahun 2020 poin 3 huruf a.

“Dalam kondisi penularan COVID-19 berada pada zona merah berdasarkan keputusan Pemerintah Kota Medan, maka berlaku Fatwa MUI Pusat No 14 Tahun 2020 poin 3 huruf a yaitu dalam hal ia berada di situasi kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan pihak yang berwenang maka ia boleh meninggalkan salat Jumat dan menggantikannya dengan salat Zuhur di tempat kediaman serta meninggalkan jemaah salat lima waktu/rawatib, tarawih dan Id di masjid atau tempat umum lainnya. Dan muazin diminta tetap mengumandangkan azan pada salat lima waktu di setiap masjid,” katanya.

Berikut tuntunan Ibadah dari MUI Kota Medan

Zona Merah:
Sholat Lima Waktu di rumah
Sholat Tarawih dan Id di rumah
Muazin tetap mengumandangkan azan di setiap masjid

Zona Hijau dan Kuning:
Tetap bisa melaksanakan salat berjemaah di Masjid, seperti Salat jamaah rawatib/Salat lima waktu, Salat Jumat, Salat Tarawih,dan Salat ‘Ied, namun harus mengikuti prosedur pencegahan yang ketat

yakni:

1. Pengurus masjid secara rutin melakukan penyemprotan cairan disinfektan, terutama pada bagian lantai, ruangan dan pintu masuk masjid.
2. Setiap jamaah memastikan dirinya bukan dalam status ODP dan PDP atau tanda tanda/gejala yang mencurigakan terkait dengan Covid-19.
3. Setiap jamaah menggunakan masker
4. Membawa sajadah sendiri.
5. Mencuci tangan dengan memakai sabun sebelum dan sesudah pelaksanaan ibadah.
6.Setelah selesai pelaksanaan ibadah diharuskan untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

Adapun ibadah yang dilaksanakan selama Bulan Ramadhan seperti:

1. Berbuka puasa bersama agar dilaksanakan dengan keluarga inti di rumah
2. Tadarus Al-Qur’an agar dilaksanakan di rumah
3. Sahur keliling, tarawih keliling dan takbir keliling agar ditiadakan
4. Peringatan Nuzulul Qur’an secara berjemaah agar ditiadakan
5. Menyegerakan pembayaran zakat dan mendistribusikannya.

MUI Medan juga meminta kegiatan halal bi halal yang mengumpulkan banyak orang ditiadakan. Selain itu, umat Islam diimbau membaca qunut nazilah setiap salat fardu, salat Jumat, dan witir.

“Diminta juga kepada seluruh umat Islam di Kota Medan untuk membaca Qunut Nazilah pada setiap Salat Fardhu,Salat Jum’at dan Salat Witir. Selain itu kepada seluruh umat Islam Kota Medan untuk memperbanyak infak dan sedekah,” tuturnya.

MUI Medan juga memberi tuntunan kepada umat Islam Kota Medan, dalam menghadapi wabah Covid-19 agar secara bersama-sama dan bersungguh-sungguh meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Adapun data mutakhir berasal dari Pemko Medan, Kamis (9/4/2020) malam, zona-zona perkecamatan adalah

Zona Merah: Kecamatan Medan Tembung, Denai, Timur, Sunggal, Selayang, Tuntungan, Johor

Zona Kuning: Kecamatan Medan Perjuangan, Area, Kota, Amplas, Barat, Helvetia, Petisah, Baru, Polonia, Maimun, Deli, Labuhan

Zona Hijau: Marelan, Belawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar