Menjaga Keikhlasan, MUI Sumut: Jauh Lebih Baik Berzakat Melalui Lembaga - Harian Amanah Medan

Breaking

Minggu, 17 Mei 2020

Menjaga Keikhlasan, MUI Sumut: Jauh Lebih Baik Berzakat Melalui Lembaga

Medan- Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Dr Akmaluddin Syahputra M.Hum berpendapat jauh lebih baik berzakat melalui lembaga daripada memberikan secara langsung..

Hal itu disampaikan dalam Muzakarah Ramadhan MUI Sumatera Utara, Ahad (17/5/2020) yang disiarkan langsung di Akun Facebook MUI Provinsi Sumatera Utara.

"Jauh lebih baik memberikan zakat itu ke lembaga. Jauh lebih bisa mendapat Ridha Allah karena terhindar dari riya'. Jika bisa menghindar dari riya' dengan memberikan langsung tidak masalah," ujarnya saat menjelaskan etika berinfaq.

Etika berinfaq yakni mencari keridhaan Allah tidak riya'. Selanjutnya berinfaq tanpa disertai umpatan dan cercaan kepada penerima.

"Kemudian yang ketiga Berinfaq dengan harta sendiri dan harta itu harus halal. Dan berinfaq dengan harta yang kita sukai," ujar Dr Akmaluddin.

Etika keempat ialah berinfaq sesuai kemampuan dalam artian tidak boros dan tidak kikir.

Sebelumnya, Dr Akmaluddin juga menjelaskan bahwa Harta merupakan pemberian Allah kepada manusia yang diberikan dilebihkan antara yang satu yang lain.

"Rezeki yang Allah beri tidak sama maka agar harta tidak beredar pada orang kaya saja maka perlu diadakan pembagian kembali. Agar tidak berkisar di antara orang kaya saja oleh sebab itu diwajibkanlah infaq wajib yg disebut zakat," ujarnya.

Selain itu, yang perlu dipahami ialah bahwa harta bagi kita adalah wasilah bukan tujuan akhir. "Harta itu dipandang membawa kebaikan apabila dimiliki orang mukmin dan dinafkahkan kepada jalan kebaikan. Sebagai tujuan akhirnya sebagai penghambaan," ujarnya.

Dalam materi yang berjudul Infaq dalam Islam, Dr Akmaluddin menjelaskan bahwa Infaq adalah penggunaan harta untuk kebutuhan dan cakupannya luas.

"Infaq itu seperti Alat transportasi ada darat, laut udara. Infaq itu cakupan luas ada sedekah, zakat, hibah, hadiah, wasiat dan ada wakaf," ujarnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, MUI Sumut dalam Ramadhan tahun ini tetap menggelar Muzakarah. Akan tetapi, perbedaan unik pada tahun ini, Muzakarah diadakan melalui Live Streaming akun media sosial MUI Sumut baik FB, Instagram maupun Youtube.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar