Selamatkan UMKM, Partai Gelora Kota Medan Gelar Diskusi Bareng Akhyar dan Kadin - Harian Amanah Medan

Breaking

Jumat, 08 Mei 2020

Selamatkan UMKM, Partai Gelora Kota Medan Gelar Diskusi Bareng Akhyar dan Kadin

Medan- Dampak dari wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) terancam gulung tikar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mencatat, terdapat 672.000 UMKM dari total 960.000 UMKM dan 7.700 koperasi dari 11.000 koperasi di 33 Kabupaten/Kota di Sumut terkena imbas dari penyebaran virus corona atau COVID-19.

Pemerintah Pusat telah menggelontorkan stimulus fiskal untuk menangkis potensi koreksi pertumbuhan ekonomi yang diprediksi bisa mencapai 0,3%. Artinya dengan basis pertumbuhan 5,02% tahun lalu, pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa menurun ke level 4,7%.

Dalam kondisi seperti sekarang ini, sulit bagi Indonesia untuk bisa memperkuat struktur perekonomiannya dalam rangka menghadapi tantangan Covid-19.

Berdasarkan data yang ada, sebagian besar Produk Domestik Bruto (PDB) kita berasal dari sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sekitar 60% dari PDB berasal dari proses nilai tambah yang disumbangkan oleh sektor ini. Begitu juga dalam penyerapan tenaga kerja, sektor UMKM menyerap sekitar 97% angkatan kerja.

Pertanyaan kemudian adalah akankah UMKM di Kota dapat bertahan, atau masih bisakah terselamatkan dalam kondisi sulit ini ?

Berangkat dari pertanyaan itu, DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan akan menggelar Diskusi Serial Cinta Kota Medan, dengan thema  "Merawat UMKM Kota Medan, Tulang Punggung Masyarkat selama Covid-19", Ahad (10/5/2020).

"Melalui tema ini, Diskusi Serial Cinta Kota Medan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan tegas, serta rekomendasi tentang langkah atau kebijakan yang diperlukan dalam kebijakan pembangunan struktur perekonomian Kota Medan ke depan, mengingat UKM & UMKM adalah modal besar dan harus mendapat prioritas," jelas Sekjen Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Yani dalam keterangannya, Jumat (8/5/2020).

Tema ini dipilih karena data menunjukkan, bahwa sesungguhnya pelaku utama perekonomian nasional adalah UKM & UMKM seperti terlihat dalam kontribusinya terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja, namun dalam perspektif kebijakan pembangunan ekonomi sektor ini belum ditempatkan sebagaimana seharusnya, sesuai dengan peran, potensi dan peluang yang ada.

"Adapun Maksud dan Tujuan diskusi ini ialah untuk membangun pandangan yang komprehensif dan holistik terhadap persoalan perekonomian nasional dan Lokal, dalam rangka melahirkan strategi kebijakan yang efektif untuk menghadapi tantangan Wabah Covid-19," ujar Yani.

Ouput diskusi diharapkan munculnya rekomendasi berupa masukan untuk pengembangan kebijakan ekonomi, termasuk peran strategis UKM & UMKM dalam pembangunan perekonomian bangsa terutama Kota Medan untuk mencapai masyarakat adil dan sejahtera Selama Covid.

Diskusi Partai Gelora ini direncanakan pada Ahad, 10 Mei 2020, Pukul 20.00 WIB- Selesai, Via Aplikasi Zoom. Adapun narasumber diskusi adalah Ir. Akhyar Nasution (PLT. Walikota Medan), Ivan Iskandar Batubara (Ketua Kadin Sumut), Palacheta Sabira Subianto,BA.Msc.(Owner Medan Focal Point) dan Muhammad Nasir (Ketua Gelora Indonesia Medan).  Partai Gelora juga mengundang Pelaku UMKM dan Masyarakat Kota Medan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar