Ini Respon PW Mathlaul Anwar Sumut Atas Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah (Garda Kagum) Kementrian Agama - Harian Amanah Medan

Breaking

Jumat, 14 Agustus 2020

Ini Respon PW Mathlaul Anwar Sumut Atas Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah (Garda Kagum) Kementrian Agama

Medan- Menyikapi program pemerintah yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama terkait dengan  kepedulian terhadap guru madrasah dengan  Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah atau yang  disebut dengan  Garda Kagum, maka Ketua PW Mathlaul Anwar Dr.  H. Hasnan Syarief Panggabean, M.Pd. menyambutnya dengan  apresiasi positif atas gerakan terbsebut.

Hasnan menyatakan rasa bangga dan gembiranya dengan  adanya kepedulian tersebut.

"Di tengah kondisi yang  serba sulit seperti sekarang ini para guru memang  dituntut kompetensinya dalam  menjalankan tugas dan kewajiban mereka  dalam  mendidik anak bangsa dengan  maksimal," ujar Hasnan dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2020).

Hal itu, lanjut Hasnan, Sejalan dengan  arahan dari kemenag yang  menyatakan bahwa  Guru dan tenaga kependidikan madrasah di lingkungan kemenag tidak boleh berhenti berinovasi dalam melakukan pembelajaran baik daring mapun luring, juga tidak boleh kehilangan semangat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pengajaran.

"Apa yang  diarahkan itu sesuai dengan  peraturan yang  dikeluarkan oleh mentri agama itu sendiri.  Sesuai dengan PMA NO 60 Tahun 2015 Pasal 30 Ayat 1, bahwa guru madrasah harus memiliki kualifikasi umum dan kualifikasi akademik dan memiliki kompetensi pada bidangnya," ujar Hasnan.

Oleh sebab itu, Pimpinan Wilayah Mathlaul Anwar Sumatera Utara memiliki pandangan yang  sama terkait dengan  perhatian pemerintah terhadap pada peluang guru dalam  melaksanakan tugas dan kewajibannya.

"Adalah sangat tepat jika dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, guru diberikan ruang untuk mengkombinasikan dan mengeksplorasi cara pengajaran dan metode pembelajaraan pada tiap levelnya. Begitu juga dengan  memperhatikan maqom dan sosio-kultur yang beragam. Sebab antara satu lingkungan dan lingkungan lainnya tentu memiliki perbedaan pemetaan, cara, dan pengajaran sesuai realitas pada tingkatan masing-masing” jelasnya.

Menurut Hasnan bahwa  Mathlaul Anwar senada dengan pernyataan Menag yang mengatakan bahwa guru yang bersangkutan lah yang paling tahu dan memahami kebutuhan peningkatan mutu yang dihadapi di lapangan.

“Semoga harapan Menteri Agama dengan diluncurkannya program Garda Kagum dapat segara terwujud melakukan pemetaan kompotensi guru dan tenaga kependidikan berdasarkan pada problem kompetensi dan profesionalisme guru madrasah sesuai realitas disatuan pendidikan masing-masing," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar