Muda Menginspirasi: Hendra Harahap Panjang Umur Perjuangan - Harian Amanah Medan

Breaking

Kamis, 27 Agustus 2020

Muda Menginspirasi: Hendra Harahap Panjang Umur Perjuangan


Oleh : Saipul Bahri

“Semangat berarti Hidup, lemah berarti mati” itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan semangat yang tertanam dalam jiwa perjuangan anak muda, jatuh sekali bangkit berkali-kali. Setiap perjuangan tentu ada harganya. Bisa kalah, bisa pula menang. Bisa di khianati, bisa pula dirangkul dan merangkul. Bisa langsung menyerah, bisa pula terus bertarung. Sebab, setiap pejuang sangat menyadari bahwa tidak ada satupun kemenangan yang tidak diraih tanpa melalui lika liku perjalanan. Ini tidak hanya soal pengorbanan dana, waktu, pikiran, dan harga diri. Ini juga tidak hanya soal ambisi, tujuan dan keinginan. Tapi ini tentang perjuangan, kepercayaan dan pengabdian. Merawat impian untuk mewakafkan diri untuk kebaikkan yang lebih luas. Menerobos impian yang ada batasnya, tidak hanya berpikir sekadar diri sendiri. Hal inilah yang diyakini dengan teguh oleh Hendra Harahap, sosok  muda tangguh yang revolusioner dari Labuhan Batu.
Bagi seorang Hendra Harahap pengabdian bukanlah pekerjaan sampingan, melainkan sebuah jalan perjuangan untuk memastikan bahwa hidupnya berguna bagi banyak orang di sekitarnya. Sebabnya, perjuangan memang tidak cukup dilihat dari kacamata hasilnya semata, tetapi ada darah dan air mata di dalam proses perjalanannya, hasil terwujud bila perjuangan dalam setiap langkah pengabdian sepenuhnya bebas dari sifat individualis, pragmatis dan ego dalam menapaki jalan kehidupan.
Namanya tak asing di telinga masyarakat terutama kalangan muda, intelek, supel, murah senyum dan ramah. Itulah kesan pertama saat berjumpa dengan Hendra Harahap. Berjumpa dengan pria energik dan supel ini membuat lawan bicaranya enggan berlalu dari hadapannya tatkala berbincang dengan lawan bicaranya. Itulah Hendra Harahap dalam membangun komunikasi. Cakap berbicara dan telaten juga mendengar. Hebat secara akademis dan sarat pengalaman sebagai anak muda, sekaligus punya kepedulian sosial yang tinggi. Tak jarang banyak anak muda di daerah Labuhan Batu yang menjadikannya sebagai inspirator.
Alih-alih membuat apapun yang ditanyakan padanya, selalu dijawabnya dengan menarik. Pria kelahiran Langga Payung 34 tahun silam,mendirikan sebuah warkop yang di beri nama “Warkop Botimoon”, warkop terbesar di Kota Rantau Prapat, Labuhan Batu. Kepedulianya kepada masa depan daerahnya yang membuatnya sudi meluangkan jiwa dan pikirannya demi generasi muda di Labuhan Batu, oleh karenanya Warkop Botimoon ia dedikasikan bukan hanya sebagai tempat nongkrong dan bersantai semata, tetapi Warkop Botimoon akan menjadi tempat berkumpunya pikiran-pikiran yang revolusioner, tempat anak-anak muda yang progresif, dan tempat menjalin silaturahim. Warkop Botioom ia gagas dan didirikan karena keprihatinanya juga terhadap berkurangnya wadah berinteraksi antar generasi muda.
Membangun sebuah wadah berinteraksi tentu tidak semudah yang dibayangkan, sudah tentu ada halangan dan rintangan, tapi semua itu ia lalui dengan penuh ketulusan sebab ia yakin setiap langkah yang ditempuhnya akan selalu menjadi wasilah kebaikan. Termasuk saat membangun Warkop Botimoon agar bisa menjadi wadah interaksi anak muda Labuhan Batu yang progresif dan kontributif, tak sedikit dana dan waktu yang dia keluarkan. Maka, kalau ditanya berapa orang anak muda Indonesia yang memberikan perhatiannya pada daerah? Tentu tidak banyak orang. Hanya hitungan jari. Hendra Harahap-lah salah satunya. Dialah anak muda yang cinta kemajuan pemuda Indonesia melalui daerah, darinya banyak anak muda di Labuhan Batu yang memilih untuk bangkit, tegak berdiri, dan melangkah untuk masa depan.
Mantan Ketua Himatika Unair Surabaya ini punya ide-ide cemerlang, yang sangat tepat soal anak muda di Labuhan Batu. Bagi Hendra Harahap, Warkop Botimoon dan organisasi-organisasi yang ia geluti adalah jalan pengabdian, semangat ini harus di transfer-kan dalam pengembangan bakat anak-anak muda di Labuhan Batu, tidak hanya berteori tetapi mengaplikasikan langsung di lapangan. Bergerak, konsisten pada tujuan “demi kemajuan daerah”. Hendra Harahap bukan hanya memancing kelahiran ide-ide yang baru, tapi juga mencari berbagai inovasi yang diharapkan mampu merevitalisasi menjadi real contributif sekaligus bagi generasi penerus di Labuhan Batu.
Spirit Perjuangan
Menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain adalah salah satu cita-cita mulia untuk mewujudkan pengabdian dari hulu sebuah pengabdian. Bagi Hendra Harahap, semakin banyak anak muda yang punya spirit berjuang akan semakin meningkatkan jumlah dan kualitas pemimpin masa depan. Ia adalah sosok orang yang peduli, bukti konkret pengembangan anak muda melalui komunitas-komunitas dan organisasi kepemudaan di Labuhan Batu. Bakat-bakat muda harus terus di asah untuk dapat dimaksimalkan sebagai generasi penerus. Yang penting bukan apa yang akan dilakukan. Tapi, bagaimana mengambil manfaat dari apa yang sudah dilakukan. Pelajaraan selanjutnya, setiap organisasi dan komunitas yang ia pimpin sudah tentu bermuara kepada semangat perjuangan. Pantang menyerah apalagi mundur dari arena pertarungan. Misalnya musibah Gunung Sinabung, gempa di Lombok beberapa waktu yang silam dan sebagainya. Beliau dan seluruh organisasi kepemudaan yang terhimpun dalam organisasi selalu bertindak aktif, bukan hanya aksi sosial menghimpun dana ke jalan, tetapi juga menjadi atmosfer baru perubahan pemuda di Labuhan Batu yang acuh menjadi peduli, yang individualistik menjadi terkolaborasi.
Baginya, hidup itu harus bisa memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat, kebermanfaatan itu pun harus kita sama-sama dilakukan. Soal seberapa banyak kontribusi adalah soal keikhlasan. Selain di organisasi dan komunitas, ia pun memberikan perhatian pada bidang pengabdian sosial, dan terlibat penuh dalam pengembangan kelompok wirausaha, seperti UMKM. Dan saat ini Hendra Harahap juga terlibat dalam organisasi kepemudaan KNPI Labuhan Batu. Kini, perjuangannya dalam menghimpun kekuatan kepemudaan melalui KNPI akan di uji. Sekali lagi, atas kerinduan untuk persatuan kepemudaan yang harmony dalam helaian satu nafas perjuangan akan menjadi sebuah pembuktian. Hendra Harahap mau terjun mengurusi wadah organisasi kepemudaan semata-mata karena kepedulian. Keterlibatannya dalam organisasi kepemudaan bukanlah hal baru, dia bukan pendatang baru organisasi kepemudaan. Sebelumnya dia merupakan aktif kampus, tokoh pemuda yang disegani dan dihormati oleh masyarakat di Labuhan Batu.
Baginya, setiap orang yang ingin terjun di bidang apapun, harus jelas maksud dan tujuannya. Begitu juga ketika Hendra Harahap masuk dalam wadah kepemudaan yang bernama KNPI, persatuan dan kebersamaan harus diletakkan diatas kepentingan pribadi. Hendra Harahap tidak bisa dibiarkan berjuang sendiri, ia harus didukung dan ditemani langsung oleh anak-anak muda yang punya semangat optimisme. Sebab, salah satu hal paling berbahaya dalam regenerasi adalah jika anak-anak mudanya hanya memilih diam dan berpangku tangan. Apalagi apatis dan pasrah menerima keadaan. Bukan sikap kita untuk lari dari gelanggang. Hendra Harahap akan berjuang sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya untuk kepentingan masa depan pemuda Labuhan Batu. Sebab, jalan seorang pejuang adalah berjuang, jalan seorang pergerakan adalah bergerak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar