Aksi Damai Aktivis Cipayung Plus Sultra Direpresif Polisi, KAMMI Sumut: Copot Kapolda Sultra! - Harian Amanah Medan

Breaking

Minggu, 27 September 2020

Aksi Damai Aktivis Cipayung Plus Sultra Direpresif Polisi, KAMMI Sumut: Copot Kapolda Sultra!


Medan: Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung plus provinsi Sulawesi Tenggara menggelar aksi damai memperingati gugurnya Randi-Yusuf setahun lalu di depan Mapolda Sulawesi Tenggara pada hari Sabtu (26/9/2020) berakhir ricuh, beberapa mahasiswa dipukuli dan ditahan oleh polisi.

Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Utara ( PW KAMMI Sumut) mengecam tindakan Refresif yang dilakukan oleh Polda Sultra kepada para aktivis mahasiswa Cipayung Plus Sultra, hal itu disampaikan oleh Akhir Rangkuti Selaku ketua umum. Akhir mengecam tegas tindakan tersebut. Saya mengecam dan mengutuk tindakan Refresif yang dilakukan oleh polisi Sultra terhadap aksi damai kawan kawan aktivis mahasiswa Cipayung plus sultra, ucap Akhir.


Beliau menjelaskan bahwa polisi ini seakan akan menjadi lawan bagi mahasiswa, saya melihat seolah - olah kepolisian sudah memposisikan diri menjadi lawan dari para aktivis mahasiswa saat melakukan aksi demonstrasi, Sudah banyak dan tidak terhitung lagi kasus kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap aksi mahasiswa, ini tidak bisa dibiarkan, terangnya.

Beliau pun juga menuntut agar Kapolda Sultra dicopot, Kita meminta agar Kapolda Sultra dicopot karena tidak becus mengurus anggotanya dilapangan saat bertugas beliau harus bertanggungjawab atas kejadian ini, pintanya.

Kemudian Akhir juga meminta agar polisi membebaskan para aktivis mahasiswa yang ditahan, dengan tegas kita minta agar para rekan - rekan aktivis yang ditahan oleh polisi agar dilepaskan sekarang juga, tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar