Kaum Ibu Harap Bobby-Aulia Realisasikan Tuntutan Dasar Masyarakat - Harian Amanah Medan

Breaking

Selasa, 17 November 2020

Kaum Ibu Harap Bobby-Aulia Realisasikan Tuntutan Dasar Masyarakat


Medan- Perwiritan ibu-ibu Gang Iyem, Kecamatan Medan Perjuangan, mempercayai pasangan Bobby-Aulia mampu membawa perubahan besar bagi Kota Medan jika pasangan nomor 2 itu diamanahkan memimpin ibukota Provinsi Sumatera Utara ini. 

"Kami yakin pasangan ini mampu membawa perubahan bagi Kota Medan. Khususnya dalam menjawab tuntutan dasar warga," kata tokoh masyarakat setempat, Zuraida, pada acara Perwiritan Bersama Bobby Afif Nasution, di Gang Hasiba, Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (17/11/2020). 


Hadir pada kegiatan itu Ketua Partai Gelora Kota Medan Muhammad Nasir dan unsur pengurus lainnya. Perwiritan itu digagas Partai Gelora Kecamatan Medan Perjuangan. 



Dalam pertemuan itu, sejumlah kaum ibu menyampaikan harapannya jika pasangan Bobby-Aulia memimpin Kota Medan. Seperti persoalan infrastruktur lampu penerangan jalan yang rusak, pendidikan, administrasi kependudukan, lapangan pekerjaan, dan penguatan ekonomi mikro. 

Ketua Partai Gelora Kota Medan Muhammad Nasir mengatakan harapan warga kepada pasangan Bobby-Aulia merupakan tuntutan dasar masyarakat menengah ke bawah. 


"Itulah realita yang terjadi di tengah-tengah masyarakat menengah ke bawah. Mereka selalu dihadapkan dengan tuntutan dasar seperti susahnya mencari pekerjaan, biaya pendidikan, layanan kesehatan, administrasi kependudukan dan penguatan ekonomi mikro. Mayoritas masyarakat kita adalah pelaku usaha kecil menengah. Mereka butuh penguatan ekonomi agar usahanya terus berjalan meski di situasi covid saat ini," kata Muhammad Nasir didampingi Ketua Gelora Medan Perjuangan Ananda Yarsal dan Sekretaris Islahuddin. 


Menurut Nasir, tuntutan masyarakat itu merupakan bagian program utama pasangan Bobby-Aulia jika diberi amanah memimpin Kota Medan. 


"Jika pasangan ini memimpin Kota Medan, kita akan menawarkan program edukasi kepada para pelaku UMKM lewat penguatan koperasi ibu-ibu periwiritan di setiap lingkungan di Kota Medan. Selama ini program Dinas Koperasi belum menyentuh kepada kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dari kalangan menengah ke bawah," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar